Untuk melakukan proyeksi apakah investasi di sebuah projek/bisnis dikatakan layak atau tidak dari sudut padang ekonomi dapat menggunakan beberapa metode yaitu Payback Periode (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Profitability Index (PI).
Sebagai contoh suatu Sofware House akan membuat sebuah sofware akutansi massal yang direncanakan hingga tiga kali rilis (katakanlah versi 1 hingga versi 3) dalam jangka waktu 5 tahun.
Untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan investasi awal sebesar 150 juta untuk 5 tahun. Dalam perjalan development dan penjualan software selama 5 tahun terjadi pemasukan dan pengeluaran disetiap tahunnya yang merupakan indikasi sebuah bisnis berkembang.
Apabila setelah 5 tahun ternyata penjualan software ini positif maka sangat mungkin investasi berlanjut.
Untuk mengetahui bahwa investasi di software akutansi massal tersebut adalah profitable (menguntungkan) atau tidak secara ekonomi dapat menggunakan Metode Payback Periode (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Profitability Index (PI).









