Senin, 28 Februari 2011

Stress Testing - Apache Jmeter

Stress testing adalah pengujian/ testing untuk mengetahui dan mengukur kemampuan software dalam menangani kondisi yang tidak normal dari sisi volume/kuantitas.


Misalkan untuk mengetahui dan mengukur kekuatan sebuah website (contoh: facebook.com, twiter.com)  dalam menangani pengunjung dalam satu waktu secara bersamaan. (misalkan  setelah ditest diketahui maksimal 10.000 pengujung/detik secara bersamaan).

Secara umum Apache Jmeter adalah sebuah tools yang memiliki fungsi sebagai berikut.
  • Sebuah Tool/Alat yang digunakan untuk melakukan performace test pada sebuah software.
  • Apache Jmeter dapat memberikan request dalam jumlah yg sangat banyak secara bersamaan dalam satu waktu pada server
  • Apache Jmeter dapat memberikan Analisa dan Laporan dari hasil pengujian

Berikut ini adalah Requirment yang dibutuhkan untuk menjalankan Apache JMeter.
  • JRE (Java Runtime Enviroment) >= 1.6
  • Operating Systems Unix (Solaris, Linux, etc), Windows (98, NT, XP, etc)
Slide Presentasi dibawah ini akan menjelaskan tahap demi tahap melakukan Stress Testing menggunakan Apache Jmeter.

 

3 komentar:

  1. Gan, yg pada slide 22.
    Kan ada Variable Names, itu harus sesuai dengan varibale yg ada pada form kita?
    Kemudian pada slide 24, kan ada Send Parameters With the request yg mana terhubung pada data *.csv
    Apakah itu kita isi sendiri?
    Dan tombol simpan memang masuk request?

    Thanks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau masalah ini sudah bisa gan.
      Saya mau nanya lagi kalau misalnya add nya ada sessionnya gan.
      Jadi perlu login ke web aplikasi, untuk nangkap sessionnya dan nampungnya supaya bisa testing add gmn ya gan?

      Thanks...

      Hapus
    2. Iya betul Variable Names harus sama dengan varibel di form.

      Iya betul Send Parameters With the request yg mana terhubung pada data *.csv, di isi sendiri

      Hapus